Bapak Sudirman, pria asal Makassar yang telah berusia 49 tahun ini sudah 10 tahun menggeluti usaha ATK, Fotocopy dan percetakkan. Pak Dirman, panggilan akrab Bapak Sudirman, memiliki alasan tersendiri mengapa dia membuka usaha seperti ini. Menurutnya usaha seperti ini lebih mengasyikkan, karena sebelumnya Pak Dirman bekerja di tempat percetakan milik temannya.  “Awalnya tahun 2009 saat saya masih bekerja di tempat percetakkan, saya sedikit belajar tentang mengelola usaha ini. Saat itu saya memberanikan diri untuk membeli mesin foto copy bekas teman. Dari sinilah saya mulai membuka usaha percetakan, foto copy dan melengkapi dengan alat tulis kantor”, kata Pak Dirman memulai pembicaraan.

Dalam mengelola usahanya Pak Dirman meminta adik-adik nya yang belum memiliki pekerjaan untuk mengelola. Sementara Pak Dirman sendiri yang mempromosikan usaha barunya ini ke teman-temannya. Tak jarang Pak Dirman melakukan jemput bola ke para pelanggannya. Dengan cara inilah yang membedakan usaha Pak Dirman dengan usaha sejenisnya di sekitarnya.  Dengan ketekunan dan keyakinannya, usaha itu terus berjalan meski terkesan lambat. Pak Dirman sudah memiliki 3 unit mesin. Bahkan selai mesin, Pak Dirman sudah menambah jumlah outletnya menjadi 3 outlet yang terletak ditempat-tempat strategis antara lain 1 outlet di lokasi dekat kampus dan 1 outletnya lagi dekat perbatasan kota. Semakin berkembang usahanya, bukan berarti tidak ada kendala dalam menjalankan usahanya.

Bercerita tentang kesuksesannya ini, Pak Dirman menyampaikan bahwa kesuksesan ini tidak terlepas dukungan dari KSP Sahabat Mitra Sejati (KSP SMS). Saat itu tahun 2016, Pak Dirman mengenal dan bergabung menjadi anggota KSP Sahabat Mitra Sejati kemudian ditawarkan pinjaman modal kerja dari KSP SMS. Dan kebetulan kala itu Pak Dirman ingin membeli ruko yang akan dijadikan outlet. “Iya benar sekali, outlet saya yang ke 3 itu berkat pinjaman modal kerja dari KSP Sahabat Mitra Sejati yang saya belikan ruko. Sebagian saya belikan perlengkapan untuk memenuhi outlet saya”, ungkap Pak Dirman melengkapi.  Pak Dirman berharap kedepannya KSP SMS masih bisa membantu usahanya. Meskipun sudah terbilang cukup maju dan berkembang, namun Pak Dirman merasakan masih ada saja kekurang dari outlet-outlet yang ada sekarang ini. Dari sisi tenaga kerja, Pak Dirman dibantu oleh 13 orang tenaga kerja untuk tiga outletnya. Dengan memegang prinsip “Kerja keras, Tepat waktu dan Kualitas yang lebih bagus” usaha Pak Dirman makin berkibar.