Jakarta, 12 Juli 2026 – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sahabat Mitra Sejati menegaskan komitmennya untuk terus menjadi koperasi yang modern, profesional, dan adaptif melalui keikutsertaannya dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta.
Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Harkopnas ke-79 dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah bersama Menteri Koperasi ke Makam Bung Hatta pada 9 Juli 2026. KSP Sahabat Mitra Sejati diwakili oleh Ketua I, Dedy Irja Pratama, didampingi Ketua II. Kombes Pol. (Purn.) I Made Pande Cakra serta Government Relation, Luqmanul Hakim.
Harkopnas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi melalui peningkatan akses terhadap permodalan, pasar, dan teknologi guna mendukung perekonomian nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dari Harkopnas ini kita kembali diingatkan bahwa koperasi harus terus bertransformasi agar mampu menjawab tantangan zaman. Tata kelola yang baik, inovasi, pemanfaatan teknologi, dan integritas merupakan fondasi utama agar koperasi semakin dipercaya serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya,” ujar Ketua I KSP Sahabat Mitra Sejati, Dedy Irja Pratama.
Menurut Dedy, koperasi tidak hanya perlu berkembang dari sisi kelembagaan dan bisnis, tetapi juga harus menjaga kepercayaan anggota melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.
Bagi KSP Sahabat Mitra Sejati, Harkopnas menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi, memperluas jejaring, serta bertukar pengalaman dengan insan koperasi dari seluruh Indonesia. Forum ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, regulator, dan gerakan koperasi dalam mendorong tata kelola yang baik, inovasi, serta transformasi digital.
Sejalan dengan tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, KSP Sahabat Mitra Sejati berkomitmen untuk terus menerapkan prinsip Good Corporate Governance, menjunjung tinggi integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota sebagai bagian dari upaya memperkuat peran koperasi dalam mendorong perekonomian nasional.



